20110408

(Hate)rs?

Haters.

hate
[heyt] verb, hat·ed, hat·ing, noun
hat·er, noun


–noun
1. intense dislike; extreme aversion or hostility.
2. the object of extreme aversion or hostility.

why does haters exist?
why'd they hate? 'Haters gonna hate' , that's what everyone on tumblr said.

Sebenrnya, setelah dipikir ulang, kita semua butuh sekumpulan yang disebut haters.

Kenapa?

karena manusia itu makhluk sosial, ...oke ini ganyambung.
karena, manusia itu gampang banget buat 'terbang' dan menjadi sombong.
bisa merasa terlalu diatas dan tinggi hati, terlalu berbangga ria, jadi buta karna ketutup sama rasa-benar-yang-berlebihan. Merasa tidak pernah salah dan selalu benar.

Tuhan ga suka anakNya jadi sombong dan meinggikan dirinya. seperti yang sudah dituliskan didalam sabdaNya, sebanyak lebih dari satu kali,

Matius 23:12 'Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan'


Lukas 14:11 'Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan'


Barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.

kita butuh orang untuk menyadarkan kita atas perbuatan kita, dan haters adalah orang super-baik yang tanpa harus dibayar akan mengingatkan kita akan keburukan-keburukan kita. Batas antara pembenci dan sahabat itu tipis, hanya beda cara mengingatkan kesalahan yg kita perbuat. However, ambilah sesuatu dari nilai posotifnya :-)

Tuhan membantu kita dengan mengirimkan haters untuk menyadarka kita kembali, dia gak mau anakNya menjadi tinggi hati dsb dsb. Tuhan ga suka. toh, Tuhan bukannya 'menghukum' melainkan 'mengajari'. seorang Bapa yang baik tidak akan memberikan hal buruk kepada anak-anakNya. Dia selalu memberikan kita hari depan yang penuh harapan.

tidak perlu takut akan masa depan yang dihadapi dan tetap berjalan dalam jalanNya dan rencanaNya.

 

Dalam suatu masalah, segala hal pasti ada positif dan negatifnya. Karena manusia tidak sempurna, tidak akan ada kedua belah pihak yang benar 100%.
Bagi diri gue sendiri, masalah-masalah yang dateng membuat gue dapat berpikir lebih jernih. membuat gue belajar lebih banyak hal dalam roda kehidupan. gue jadi bisa berpikir dengan wise. it always improve the way i think to be better and better.  dan masalah dapat meningkatkan kekompakan lebih lagi. yeah \m/

jadilah sportif, akui kesalahan, dan ingat tidak ada manusia yang selalu banar. saat sedang desperate terhadap masalah, gue sering merefleksikan diri, dimana kesalahan dan apa yang harus diperbaikin untuk selanjutnya. bukan malah sedih, ujung-ujungnya jadi seneng karena malah dapet pelajaran gratis dari hidup :-)

seperti yang dikatakan Aristoteles,

'setiap orang bisa marah—itu mudah. Tetapi marah pada orang yang tepat, dalam tingkatan yang tepat, waktu yang tepat, untuk tujuan yang tepat, dan dengan cara yang tepat—ini tidak mudah'
PS: gue nulis post ini bukan untuk nyindir atau menjelek-jelekan siapapun. kalau ada yang tersinggung, sori, tapi ini emang ga bermaksud nyinggung. just wanna share my thoughts to everyone. sekali lagi, i just wanna share my thoughts.

:-)